Kylian Mbappe

Didier Deschamps Sebut Kylian Mbappe Tak Sabar Kembali Merumput

Pelatih tim nasional Prancis Didier Deschamps menyebut pemain andalannya Kylian Mbappe tidak sabar untuk kembali bermain, menjelang laga Grup D terakhir melawan Polandia pada Selasa (25/6) malam WIB.

Kapten Les Bleus tersebut mengalami patah tulang hidung pada laga pembuka melawan Austria delapan hari lau. Pemain 25 tahun tersebut kini telah kembali latihan dengan topeng pelindung wajah dan bermain pada pertandingan latihan pekan lalu, selagi membangun kebugarannya kembali.

Lini depan Prancis terlihat tumpul tanpa kehadiran Mbappe, yang tidak bermain saat Les Bleus ditahan imbang tanpa gol oleh Belanda. Namun ia diperkirakan akan kembali bersama Les Blues yang sudah dipastikan lolos ke babak selanjutnya jika meraih tambahan satu angka.

Baca juga:

Kondisi Mbappe sendiri sudah semakin membaik dan Deschamps mengindikasikan bisa memainkan pemain Real Madrid tersebut melawan Polandia di Dortmund.

“Setiap hari lebih baik,” kata Deschamps. “Dia ada di sesi latihan kami. Memarnya sudah banyak berkurang. Dia mulai terbiasa dengan topeng itu.”

“Dia ingin bermain, dia bersemangat untuk bermain. Dia ingin bermain melawan Belanda dan dia ingin bermain besok.”

Insiden patahnya hidung Mbappe terjadi ketika menabrak bahu bek Austria Kevin Dansi pada laga yang dimenangkan Prancis dengan skor tipis 1-0.

Cedera tersebut langsung ditangani setelah pertandingan. Usai pemeriksaan lebih lanjut, Mbappe dinyatakan tidak memerlukan tindakan operasi untuk saat ini. Namun ia harus memakai masker atau topeng pelindung.

Deschamps mengakui pemainnya tersebut kini telah terbiasa memakai alat pelindung tersebut. Meski memiliki sedikit masalah pada penglihatannya.

“Tidak ada masalah pernafasan tapi ada masalah dengan penglihatannya,” jelas Deschamps.

“Bagi yang bermain dengan masker, itu tidak menjadi kendala tapi membatasi penglihatan. Dia memakainya karena dia perlu melindungi wajahnya jika terjadi insiden tertentu.”

Memakai masker bukan menjadi akhir dari masalah Mbappe. Bermain sebagai penyerang, tidak menutup kemungkinan ia akan mengalami kontak yang serupa di wajahnya. Namun Deschamps tidak mempertimbangkan untuk memainkannya di sisi sayap untuk meminimalisir insiden serupa.

Baca juga:

“Akan ada kontak di mana pun Anda bermain, kapan pun Anda menghadapi situasi satu lawan satu,” ujarnya.

“Tentu saja, ya, itu mungkin menghambat tetapi itu akan menjadi sesuatu yang biasa dia lakukan. Ini seperti memakai kacamata 3D itu. Kami memiliki masker setipis mungkin.”

Kapten Polandia, Robert Lewandowski, juga tidak asing bermain memakai topeng pelindung yang dipakainya saat bermain untuk Bayern Munich. Penyerang Barcelona ini juga berharap bisa bermain melawan Mbappe.

“Itu tidak menyenangkan. Itu sulit, terutama bagi striker yang bergerak di dalam kotak penalti,” ujar Lewandowski dalam kesempatan terpisah.

M88 Mansion menyediakan platform permainan untuk menghibur Anda tanpa henti.

“Saya kesulitan bereaksi dan melihat bola serta lawan. Beberapa milidetik memperlambat saya. Ini adalah tantangan yang sulit. Ini tidak menyenangkan tetapi kesehatan Anda adalah yang paling penting.”

“Emosi sepakbola sangat tinggi dan Anda ingin menang dengan cara apa pun. Saya tidak bermain bagus dalam topeng. Saya mengerti bagaimana perasaannya. Posisinya berbeda, waktu saya lebih sedikit, itu berbeda.”

Rekan setim Mbappe, N’Golo Kante, yang menjadi pemain terbaik dalam dua pertandingan Prancis di babak grup tidak sabar untuk bermain bersama sang kapten.

“Kita semua tahu kualitasnya sebagai seorang striker,” katanya. “Salah satu fakta yang meyakinkan adalah kami memiliki banyak peluang tanpa dia. Dengan dia, kita bisa lebih efektif.”

“Mungkin Kylian akan membantu kami mencetak gol dan memenangkan pertandingan, itu adalah keuntungan yang sangat besar.”

“Dia hebat, meyakinkan, berbahaya, dia bermain sangat baik di sesi latihan. Saya berharap hal itu akan tercermin di lapangan besok.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *