Gianluigi Donnarumma

Donnarumma Akui Italia Buat Banyak Kesalahan Saat Kalah dari Spanyol

Kapten tim nasional Italia, Gianluigi Donnarumma, mengaku timnya banyak membuat kesalahan saat kalah 0-1 melawan Spanyol pada lanjutan partai Grup B Piala Eropa 2024, Jumat (21/6) dini hari WIB.

Meskipun begitu, kiper Paris Saint-Germain berusia 25 tahun ini masih percaya dengan kans Azzurri untuk lolos ke fase 16 besar.

Pada laga tersebut, pelatih Italia Luciano Spalletti meminta timnya untuk mengambil inisiatif permainan. Namun instruksi tersebut tidak terwujud di lapangan.

Baca juga:

La Roja mendominasi penguasaan bola hampir sepanjang pertandingan. Donnarumma tampil gemilang untuk mempertahankan gawangnya, namun tidak bisa mencegah bola masuk ke gawang sendiri saat Riccardo Calafiori mencetak gol bunuh diri.

“Kami terlalu banyak salah memberikan umpan mudah dan tidak menunjukkan kualitas yang cukup, jadi jika Anda melakukan banyak kesalahan, Anda akan dihukum,” kata Donnarumma.

“Kami marah, tapi kami harus menggunakan determinasi ini di pertandingan terakhir.”

Hasil ini membuat Spanyol dipastikan lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup. Sementara Italia harus menghadapi Kroasia pada laga terakhir fase grup. Kemenangan akan memastikan tempat di posisi dua untuk lolos otomatis ke babak selanjutnya.

“Nasib kita masih di tangan kita sendiri, kita tidak boleh menganggap ini sebagai bencana total. Banyak yang harus kami lakukan melawan Kroasia, tapi saya yakin kami bisa melakukannya,” tambah Donnarumma.

“Sikapnya benar, kami bekerja keras – mungkin tidak bekerja dengan baik, namun bekerja keras – dan kami tahu bahwa kami harus melakukan yang lebih baik. Kami agresif, tapi kesalahan terbesar kami adalah saat menguasai bola, karena kami terlalu mudah melepaskannya.”

“Dalam 10-15 menit terakhir kami tampil lebih baik, membuat mereka berlari, namun kami seharusnya melakukannya lebih awal. Jika Anda membiarkan Spanyol mengambil inisiatif sepanjang pertandingan, mereka akan membuat kerusuhan.”

Baca juga:

Italia memang kalah jauh secara kualitas pada laga ini. Spanyol tampil dominan dengan 20 tembakan sepanjang laga, berbanding empat tembakan dari Italia. Dari segi penguasaan bola, Italia mampu memegang 43 persen, namun tidak mampu memberikan ancaman ke gawang Spanyol.

Partai ini merupakan ulangan semifinal Piala Eropa 2020 lalu, di mana Italia berhasil menang lewat adu penalti, sebelum menjadi juara dengan mengalahkan Inggris lewat skenario yang sama.

“Saya pikir kami terlalu terburu-buru untuk mencoba menekan ke depan dan mereka juga menekan dengan baik, jadi kami tidak bisa menahan bola atau melepaskan tekanan,” kelas Donnarumma.

“Spanyol adalah tim yang hebat, kami semua tahu jika Anda membiarkan mereka memberikan umpan, mereka akan menyakiti Anda.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *