Adam Wharton

Dari Divisi Dua Hingga Main di Piala Eropa, Adam Wharton: Saya Tidak Menyangkanya

Adam Wharton, gelandang muda Crystal Palace, menjadi salah satu kejutan dalam skuad tim nasional Inggris untuk Piala Eropa 2024. Pemain berusia 20 tahun ini mengungkapkan bahwa masuknya ia ke skuad Inggris merupakan mimpi yang menjadi kenyataan.

Wharton baru menjalani debut profesionalnya pada Agustus 2022 bersama Blackburn Rovers, sebuah klub divisi dua liga Inggris. Kemampuannya yang luar biasa menarik perhatian Crystal Palace, yang memboyongnya dengan biaya 22 juta pound pada Januari 2024. Di bawah asuhan pelatih Oliver Glasner, Wharton segera menjadi pemain kunci dan membantu Palace finis di posisi ke-10 Premier League.

Baca juga:

Performa cemerlang Wharton tidak luput dari perhatian Gareth Southgate, pelatih tim nasional Inggris. Wharton dipanggil ke skuad sementara Inggris dan menjalani debut internasionalnya saat melawan Bosnia & Herzegovina. Tak lama kemudian, Southgate memasukkannya ke dalam daftar final 26 pemain yang akan berkompetisi di Piala Eropa.

“Ini sulit dipercaya,” ujar Wharton. “Untuk bisa melakukan sesuatu yang Anda sukai di tingkat atas, Anda tidak bisa mengalahkannya.” Ia menambahkan, “Saya baru saja bermain di Premier League, jadi saya tidak mengharapkan apa pun. Ini lebih seperti bonus jika saya berhasil masuk, jadi saya sangat senang.”

Selain sukses di level klub, karier internasional Wharton juga berkembang pesat. Pada 2022, ia bermain untuk timnas Inggris U19, sebelum naik ke tim U20 dan U21 dalam waktu singkat. Setelah pindah ke Crystal Palace, Wharton semakin menonjol sebagai salah satu talenta muda terbaik di Inggris.

Inggris akan memulai kampanye Piala Eropa mereka dengan menghadapi Serbia, diikuti oleh pertandingan melawan Denmark dan Slovenia di Grup C. Wharton mengaku siap memberikan yang terbaik jika diberi kesempatan bermain.

Baca juga:

“Ini berjalan sangat cepat,” kata Wharton. “Saya sangat menikmati enam bulan terakhir dan saya hanya ingin terus bermain sepak bola dan menjadi lebih baik. Ada beberapa pemain luar biasa di sini, dan manajer yang memilih tim. Jika saya dipilih untuk bermain, saya lebih dari siap.”

Wharton juga menyadari bahwa mimpinya bermain di Premier League dan membela tim nasional Inggris telah terwujud. “Ini hanya mimpi yang menjadi kenyataan. Setiap anak yang tumbuh dengan bermain sepak bola ingin bermain di Premier League dan bermain untuk negaranya.”

Debutnya di timnas mendapat banyak pujian, dengan Wharton menunjukkan ketenangannya di lini tengah dan mencatatkan 100 persen operan sukses melawan Bosnia. Namun, ia tetap fokus dan rendah hati. “Saya telah bermain sepak bola sepanjang hidup saya, jadi ini hanyalah sebuah pertandingan untuk mencoba yang terbaik dan saya pikir saya melakukannya dengan baik. Selalu ada ruang untuk perbaikan,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *